Zen Diary

Seputar Obrolan Ringan, Pengalaman Hidup dan Mutiara Ilmu

Orang Miskin Dilarang Sakit

Posted by zensudarno pada April 18, 2009

Kritik sosial yang kemudian menyisakan banyak pertanyaan. Kenapa bangsa yang besar ini, bangsa yang sangat kaya akan sumber alam ini, belum bisa menjadikan rakyatnya mandiri dalam segala hal, termasuk di dalamnya, mandiri dalam pemenuhan kebutuhan kesehatan yang notabene adalah kebutuhan dasar manusia. Ngilu rasanya.. ketika ada sebuah surfey di pulau yang katanya banyak menghasilkan devisa karena pariwisatanya menyatakan bahwa “Di Bali, setiap hari ada satu orang meninggal dunia dengan cara bunuh diri dikarenakan tidak mempunyai biaya untuk mengobati penyakitnya”. (detik.com/ Selasa, 14/10/2008 14:35 WIB)

Kritik tajam bagi dunia kedokteran konfensional, kenapa dengan semakin bertambahnya sarjana-sarjana kedokteran yang diluluskan setiap tahunnya tidak mampu memberikan resep yang ampuh untuk mencegah masyarakat menjejali rumah sakit-rumah sakit yang kalau kita amati semakin menjamur dimana-mana.

Saudaraku yang dirahmati Alloh SWT. Kita, Sebagai orang yang mengaku beriman, tentu akan mengembalikan segala sesuatu permasalahan kepada yang maha tahu akan segala pemecahnya. Kepada Alloh SWT dan rasulnya tentunya.

Kalau kita review lagi (kurang lebih) 14 abad yang lalu, dimana Rasululloh SAW. Dan para sahabatnya masih menginjakkan kaki-kaki mulia mereka di bumi madinah, akan kita dapatkan kondisi yang sangat jauh berbeda dengan kondisi kita sekarang. Rasululloh SAW semasa hidupnya hanya mengalami dua kali sakit. Yang pertama ketika beliau terkena anak panah pada perang uhud dan pada saat beberapa hari menjelang wafatnya.

Ada juga satu riwayat menarik yang mengisahkan tentang kembali laginya seorang Tabib (dokter) yang diutus dari mesir sebagai bentuk persahabatan. ini disebabkan setelah dua tahun dia berada di Madinah tidak ada satupun kaum muslimin berobat kepadanya. Berikut adalah rahasia kesehatan Rasululloh dan para sahabatnya.

  1. Pola makan
  2. Pola Pikir
  3. Pola Hidup

Bersambung…

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: