Zen Diary

Seputar Obrolan Ringan, Pengalaman Hidup dan Mutiara Ilmu

NGAJI (ahad pagi, 15 Juli 2007)

Posted by zensudarno pada Juli 19, 2007

MUROJI: Kitab Bulughul Maram

1. Karakter orang-orang kafir, orang-orang yang sombong dan orang- orang munafik pada umumnya adalah suka menyepelekan atau menganggap rendah kaum fakir dan miskin, tidak dekat dengan mereka, tidak mau bergaul atau minimal sekedar mengenal siapa mereka di antara orang-orang dsk., apalagi mau menolong/membantu kesulitana mereka.

2. Dalam masalah kebaikan/ketaqwaan hendaknya kita melihat ke atas agar kita bisa meningkatkan amal baik kita.

3. Dalam masalah dunia hendaknya kita melihat ke bawah sehingga kita lebih bersyukur bahwa ternyata masih banyak orang-orang yang lebih susah daripada kita.

4. Jika bisa menolong dalam meringankan kesusahan orang lain di dunia maka pada saat kita dalam keadaan kesulitan kelak di akhirat Allah SWT yang akan memberikan pertolongan buat kita.

5. Salah satu tabiat para sahabat yang menonjol adalah betapa mereka terlihat dengan jelas berlomba-lomba dalam melakukan amal kebaikan untuk mendapatkan syurga seperti yang telah dijanjikan Allah SWTdan Rasul-Nya.

6. Beruntunglah seorang muslim dengan dua buah keadaan yang tetap baik baginya yaitu manakala ia diberikan nikmat maka ia bersyukur dan ketika diberikan kesulitan maka ia bersabar.

7. Jika ada seseorang yang memiliki makanan untuk dimakan dalam 1 hari itu juga maka seolah-olah ia telah memiliki dunia beserta segala isinya. HR. Hasan

Ad.7; dalam riwayat lain dijelaskan pula bahwa jika ia aman di tempat tinggalnya, dalam keadaan sehat dan memiliki makananan yang cukup.

8. Secara syar’i yang dimaksud dengan istilah Silaturahim adalah mempererat hubungan persaudaraan dengan yang ada hubungan senasab, sedangkan untuk hubungan yang tidak senasab maka ia disebut Ukhuwah.

Ad.8. Asal kata silaturahim dari Ar rahimah (Ar rahim) yaitu lembut dan berbuat baik terhadap orang-orang yang kita sayangi.

9. Tips mempererat silaturahim/ukhuwah di antaranya dengan:

a) Berusaha untuk saling mengunjungi

b) Memberikan hadiah (buku, kaset, dll.)

c) Sambil memberi, kita bisa berdakwah dan mengajak mereka menuju kebaikan

d) Menolong kesulitan mereka semampu kita

e) Menyambung kekerabatan yang telah putus

f) Mendoakannya

g) Melalui surat, telefon, SMS, email, dll.

10. “Saling memberikan hadiahlah kalian maka kalian akan benar-benar dapat saling mencintai”.

11. Manfaat Silaturahim:

a) Menjalankan perintah Allah dan Rasulnya

b) Meluasakan rizki

c) Memanjangkan umur

d) Sebagai sarana untuk mengetahui keadaan saudara kita

e) Bisa menyampaikan dakwah untuk berkaitan amar ma’ruf nahi ‘anil munkar.

f) Bisa menjadi ganjaran/pahala untuk masuk syurga.

12. Perbanyak Kalimat “Laa haula wala quwwata illaa billah..untuk menunjukkan ketidakmampuan atau ketidakberdayaan kita karena sesungguhnya kita bisa melakukan segala sesuatu adalah karena pertolongan Allah SWT dan bahwa kita saangat-sangat butuh kepada-Nya.

13. Buatlah diri kita istiqomah terhadap kalimat-kalimat baik yang lain (dzikir) dan raih keutamaannya.

14. Seutama-utama jihad (bil lisan) adalah mengatakan sesuatu yang haq di hadapan penguasa secara langsung.

Ad. 14. Dengan cara menyampaikan secara lemah lembut dan bersabar atasnya, artinya: “Kalau dakwah kita diterima Alhamdulillah, kalau tidak diterima ya sudah.. “Bersabar terhadap laqob-laqob, gelar atau julukan yang mungkin dialamatkan kepada kita sebagai duat..untuk selanjutnya kita tetap harus bersikap SYAJA’A yaitu memiliki keberanian untuk menyampaikan yang hak dengan tetap mempertimbangkan mafsadah dan mudharatnya secara lebih bijaksana.

15. Kemuliaan seorang muslim adalah dengan Sholat Malamnya.

16. Kehormatan seorang muslim adalah dengan ia tidak meminta-minta kepada manusia.

17. Solusi Islam atas kesulitan yang tengah dihadapi seorang muslim yaitu dengan cara meminjam kepada saudaranya tapi pinjaman itu harus harus dicatat dan wajib untuk diganti atau dikembalikan.

18. Sikap pertengahan: “Bahwa barang siapa berbuat baik maka ia dijanjikan Allah berupa syurga namun barang siapa berbuat buruk maka ia dijanjikan neraka”.

19. Satu-satunya tempat yang paling layak buat kaum kafir, ahli kitab dan kaum musyrik semuanya adalah di NERAKA. (QS. Al Bayyinah: 6). Kata Nabi; “Hatta (sekalipun) pamannya Nabi Muhammad SAW yaitu Abu Thalib jika ia tetap tidak mau masuk islam maka ia pun termasuk orang yang akan masuk ke dalam neraka……Sekalipun ia dikenal telah begitu banyak berjasa dalam membantu perjuangan dakwah Rasulullah SAW.

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: