Zen Diary

Seputar Obrolan Ringan, Pengalaman Hidup dan Mutiara Ilmu

Taushiah 01

Posted by zensudarno pada Juni 4, 2007

Muqaddimah taushiah kali ini diawali dengan sebuah kalimat yang indah sekalaigus mengingatkan kita bahwa sesungguhnya dunia ini hanyalah sekedar persinggahan sementara. Namun demikian, di dunia inilah tempat kita mengandalkan amalan baik kita agar benar-benar optimal lagi berkualitas dan Allah SWT pun berkenan menerimanya. Kemudian kita berfikir, apa benar selama ini kita telah berusaha memanfaatkan waktu kita dan membuatnya benar-benar optimal lagi berkualitas?, sedangkan waktu yang kita lalui sehari-hari lebih banyak diperuntukkan untuk kesibukan dunia an sich, urusan waktu untuk amalan bernilai akhirat atau dunia akhirat hanya sekedar sesempatnya, atau bahkan sebenarnya waktu kita lebih banyak terbuang dengan sia-sia?? Wallahu a’lam…

Lantas, jika realitas kehidupan kita untuk hal tersebut masih perlu dipertanyakan kembali maka apakah layak jika kita kemudian mengklaim bahwa hidup kita sudah merasa sukses, tenang dan tentram seolah-olah tanpa rasa bersalah dan berpola tingkah seperti kandidat ahli syurga? Wal hal karakter para kandidat ahli syurga pun ternyata sangat jauh dari ungkapan kata “merasa.

Merasa dengan segala turunan dan variannya tetap saja secara umum akan berarti bahwa sebenarnya arti hidup kita di dunia ini hanya sekedar merasa. Dan hanya orang-orang yang memiliki sifat sombong atau takabur saja penyakit jiwa tersebut hinggap dan kemudian menggerogoti setiap amal kebaikannya hingga tidak bersisa. Dan pada akhirnya, boleh jadi ia atau mereka akan tetap menjadi tipe manusia dengan predikat “Sang Merasa. Ia hidup tapi pada hakikatnya ia mati dan/ orang-orang telah menganggapnya ada tapi tiada. Sementara bagi orang-orang yang dahulu mengenalnya dengan baik justru kemudian berusaha untuk tidak berhubungan dengannya bahkan berusaha melupakannya (selama-lamanya…). Setragis itukah?..Ya, itulah sementara cermin kehidupan masyarakat kita dengan hukum tidak tertulisnya tanpa mengenal waktu dan tempat. Wallahu a’lam bi shawab..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: