Zen Diary

Seputar Obrolan Ringan, Pengalaman Hidup dan Mutiara Ilmu

Tips Merawat Kuku

Posted by zensudarno pada Juli 20, 2007

Sejak kecil kita selalu diajarkan untuk menjaga kebersihan kuku tangan dan kaki dengan cara memotongnya secara berkala dan mencucinya sebelum kita makan dan sebelum kita tidur. Bahkan mungkin di antara kita, masih ada yang mengingat pengalaman yang cukup berkesan saat duduk di bangku sekolah dasar dulu ketika ada hari-hari tertentu kuku-kuku kita (semua murid) diperiksa oleh guru.

Pada umumnya, di antara masyarakat kita tidak banyak yang menganggap bahwa pemeriksaan kuku adalah sebuah hal yang sangat penting dan jika tidak diperhatikan dapat mengganggu kesehatan. Hal tersebut cukuplah dapat menjadi sebuah isu yang bisa diangkat dan kemudian dibahas mengingat betapa banyak di antara kita yang sering kali lalai untuk menjaga kebersihan kuku. Misalnya saja, kita masih sering melihat kebiasaan buruk diantaranya menggigit kuku, malas memotong kuku atau membersihkannya dari kotoran dan makan seenaknya tanpa mencuci tangan terlebih dahulu. Padahal, tangan merupakan bagian yang paling rawan terkena kotoran sekaligus sebagai alat makan. Coba kita bayangkan, jika kita mau jujur meneliti atau sekedar mengamati tangan atau bagian kecil anggota badan kita di bawah mikroskop, hiiiiiiiiiiiiii‚Ķ.ternyata begitu banyak kotoran yang melekat dan bersarang di sana!!!. Termasuk mikroorganisme, bakteri, cacing, spora, parasit dan lain-lain yang lebih merupakan bibit-bibit penyakit yang senantiasa mengancam kesehatan kita. Seram bukan………..??

Dari kuku dapat terlihat apakah orang tersebut beanr-benar menjaga kesehatan atau tidak. Bila kuku kita bersih insyaAllah dapat menambah rasa percaya diri kita dan tubuh pun terhindar dari kuman-kuman dan berbagai macam penyakit. Untuk itu, menjaga kebersihan kuku menurut saya adalah sangat penting dan sama pentingnya ketika kita ingin hidup kita lebih sehat setiap saat. Semoga, perkara yang sangat kecil dan relatif sangat tidak diperhatikan ini bisa kita coba lebih diperhatikan lagi dan semoga kemudian dicatat sebagai wujud salah satu amal baik kita untuk selalu bersyukur atas nikmat sehat yang diberikan cuma-cuma oleh Allah SWT.

Oleh karena itu, mari kita simak tips berikut ini:

1. Bagi seorang perempuan pada umumnya, penggunaan pewarna kuku merupakan salah satu bagian dari fesyen atau daya tarik tersendiri yang akan mengangkat rasa percaya diri. Tapi menggunakan pewarna kuku terus menerus juga tidak baik karena dapat membuat kuku terlihat kuning dan rapuh. Untuk itu, biasakan untuk tidak menggunakan pewarna kuku sehari dalam seminggu agar kuku Anda dapat beristirahat.

Bagi seorang akhwat, sangat tidak dianjurkan menggunakan pewarna kuku kecuali hanya untuk ditujukan buat suaminya dan itu pun biasanya dengan pewarna kuku yang tidak permanen atau bersifat temporal, misalnya kita mengenal pewarna alami dari daun pacar cina atau pacar mekkah atau yang sejenis dan dari segi thaharah pun itu masih ditolerir jika memang tidak menghalangi meresapnya air ke dalam pori-pori kuku ketika berwudhu atau mandi hadas besar.

2. Agar kuku menjadi kuat dan tidak gampang patah, gunakanlah belimbing sayur dan gosok-gosokkan di dasar kuku. Dapat juga direndam ke dalam cuka apel dan minyak zaitun yang sudah dihangatkan.

3. Terbiasa melakukan pekerjaan rumah tangga dapat membuat kuku dan tangan menjadi kasar. Untuk melembutkan tangan, rendamlah tangan kita ke dalam jus jeruk yang telah dicampur madu selama 10 menit.

4. Untuk menghapus noda pada kuku, rendamlah tangan ke dalam air hangat yang telah diberikan air jeruk nipis selama 15-20 menit. Karena air jeruk mengandung astringent yang dapat menghilangkan warna kusam pada kuku.

5. Pertumbuhan kuku tangan setiap minggunya sekitar 0,5-1,5 mm yaitu empat kali lebih cepat daripada pertumbuhan kuku kaki. Untuk itu, usahakan agar kuku tangan kita tetap pendek untuk mengeliminir masuknya kuman-kuman atau bibit penyakit berlebihan melalui kuku.

6. Untuk mencegah kuku dari kekeringan dan terutama khusus buat akhwat atau perempuan pada umumnya, berikanlah krim khusus untuk kuku dan jangan menggunakan penghapus pewarna kuku yang mengandung bahan kimia.

7. Tidak hanya perawatan dari luar, untuk menjaga kesehatan kuku dapat juga dilakukan dengan minum susu secara rutin dan bila memungkinkan bisa setiap hari. Karena susu mengandung kalsium tinggi yang berguna untuk menjaga kuku agar tetap kuat. Apabila kuku kita bersih, kesehatan kita pun akan lebih terjamin..

(Sumber: idionline/KCM, dilengkapi/ditambahkan dengan sedikit materi dan dibahasakan kembali secara bebas)

About these ads

6 Tanggapan to “Tips Merawat Kuku”

  1. FRISTIA said

    KALAU KUKU PANJANG BOLEH GA SIH BUAT CEWEK ? SECARA UNTUK MEMPERCANTIK JARI TANGAN. TERUS GIMANA CARANYA BIAR KUKU GA KELIHATAN KUNING?

  2. zensudarno said

    Mmm…buat cewek, kuku panjang itu boleh atau tidak menurut saya sebenarnya tergantung apakah cewek tersebut bisa merawatnya dengan sedemikian rupa atau tidak. Maksudnya, apakah misalnya aktifitas sehari2nya mendukung/tidak atau bisakah kuku panjang tersebut selalu bisa dijaga agar “sebening kaca/tidak :), kalau tidak..saya fikir jari tangan akan tetap tampak cantik dengan memotong semua kuku secara teratur dan rapih.

    Biar kuku ga kelihatan kuning, Fristia bisa coba point 2 atau 4 seperti tips di atas. Artinya, kalau itu dah dicoba tapi kuku tetap kuning itu artinya pigmen kuku asalnya memang kuning dan tetaplah bersyukur bahwa kuku tampak kuning pun kalau tetap dirawat secara intensif akan tampak cantik dan indah. Back to nature is better..

    Namun demikian, kadang point 2 atau 4 tersebut hanya efektif jika kita memang relatif care terhadap kesehatan kuku kita sejak kecil. Artinya, mohon maaf..kalau kita baru care setelah dewasa dan lapisan2 di atas kuku kita relatif membandel maka bisa dicoba dengan menggosokkan abu CaCo3 dari sebatang kapur tulis yang sebelumnya telah dihancurkan. InsyaAllah, lapisan atas dari kuku kita yang membandel tersebut dapat dikelupas dengan mudah. Caranya coba gosokan abunya secara pelan2 dan satu arah hingga kuku kita tampak bening mengkilap. Setelah mengkilap segera cuci dengan air bersih dan dianjurkan jangan kembali melakukannya atau sering2 melakukannya karena justru bisa merusak kuku karena kuku menjadi lebih tipis. Selamat Mencoba..

  3. kalau perempuan yg beragama islam blh tdk memanjangkan ku2?

  4. zensudarno said

    Untuk temen kita tifandhaluhzan, di artikel tersebut di atas memang tidak dibahas secara eksplisit mengenai bagaimana jika perempuan muslimah atau biasa saya ketik akhwat memanjangkan kuku. Namun demikian, secara implisit sebenarnya sudah saya singgung terutama di dalam komentar saya untuk sdri fristia.

    Tapi baiklah, saya sampaikan bahwa sepanjang yang saya tahu untuk perempuan muslimah sebenarnya boleh memanjangkan kuku selama mampu menjaga kebersihan dan kesucian kuku tersebut dan selama dalam batas2 yg wajar. Artinya, jangan sampai dengan kuku yang panjang malah justru terkesan jorok, dan malah mengganggu aktivitasnya dalam beribadah maupun dalam menunaikan tugasnya sebagai perempuan muslimah yang tetap bisa aktif, sebagai istri dan memang diizinkan suami, maupun ibu bagi anak2nya. Wallahu a’lam

  5. kampungkerudung said

    Sist, ujung telunjuk tangan kananku kejepit pintu taksi, yg kena sedikit di bawah pangkah kuku sampai ujung kuku. Nah, sekarang kukunya jadi berwarna hitam gitu dan kayaknya mau lepas. Gimana caranya supaya jangan sampai lepas ya, sist? aku gak bisa ngebayangin klo sampai lepas. belum ada tanda2 bakal lepas sih, cuman sudah mulai mengering gitu dan aku khawatir klo sampai lepas. Aku mau coba yg ada di langkah 2, maksudnya “direndam ke dalam cuka apel dan minyak zaitun yang sudah dihangatkan” itu dimana ya? Maksudnya cuka apel DAN minya zaitun dihangatkan di atas api atau dicampur air hangat atau bagaimana? Makasih…

  6. zensudarno said

    Kepada saudariku di kampung kerudung, entah kenapa saya dipanggil sist (?) apakah singkatan dari your sister ? :).. padahal zen itu lebih identik dg sebutan your brother. hehe. tapi itu ga masalah.
    Baik, saya bahas dari belakang bahwa untuk minyak zaitun atau cuka apel yang dihangatkan tentu diatas api atau di bawah sinar matahari juga boleh. kalau dicampur dengan air hangat, untuk cuka masih bisa dilakukan tapi tentu kemudian kadar kualitasnya jadi berkurang, sedangkan untuk minyak zaitun tentu ga bisa dicampur sebab antara minyak dengan air ga akan bisa menyatu.

    Mengenai keadaan kuku yang kejepit tersebut sampai kemudian berwarna hitam dan rentan akan terlepas, maka menurut hemat saya adalah justru akan lebih baik kuku tersebut terlepas. Kenapa?, sebab dengan terlepasnya kuku yang “mati tersebut maka secara alamiah akan digantikan dengan kuku yang baru (walaupun akan memakan waktu cukup lama). Dan jika perlu bisa minta pertolongan dokter agar lebih steril dan relatif lebih cepat dalam hal penyembuhannya. Bahkan sebenarnya kalau sengaja kemudian dipertahankan malah bisa menyebabkan penyakit atau masalah baru. Hal tersebut terjadi karena pada dasarnya warna hitam yang tampak dibawah permukaan kuku tersebut adalah terjadi karena adanya pembuluh darah yang tersumbat atau darah yang berhenti mengalir di dalam daging bawah permukaan kuku. Bahkan kalau hal ini tetap dipertahankan tentu akan mengurangi penampilan atau keindahan kuku tersebut.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: